Marketing Plan Adalah: Arti, Isi, dan Cara Membuatnya

Published By: achmad.firdaus,   13 July 2022   whatsapp    62

Agar dapat mencapai target penjualan tertentu dan menghasilkan profit yang diinginkan, marketing plan adalah salah satu hal penting yang wajib dimiliki oleh setiap pemilik usaha. Seperti halnya manusia yang butuh pedoman untuk menjalani hidupnya, dalam bisnismu marketing plan adalah pedoman bisnis yang menjadi panduan wajib pada saat kamu menjalankan pemasaran.

Sederhananya, tujuan dibuatnya marketing plan adalah agar langkah-langkah pemasaran yang kamu sebagai pemilik usaha akan ambil dan putuskan menjadi terarah sehingga dapat meminimalisir terjadinya kerugian karena pengeksekusian upaya pemasaran yang asal.

Marketing plan adalah aspek utama yang perlu disiapkan secara matang sebelum kamu mengimplementasikan upaya pemasaran untuk menggaet pelanggan dan meningkatkan penjualan.

Nah, karena sifat marketing plan wajib untuk dirancang ke dalam bisnismu, yuk baca artikel ini untuk ketahui apa itu marketing plan, unsur yang ada di dalamnya, cara membuat marketing plan, beserta contohnya.

Pengertian Marketing Plan untuk Bisnis

Dalam bisnis, marketing atau pemasaran adalah bagian dari sebuah bisnis yang membutuhkan pengeluaran terbesar, setelah pengeluaran untuk gaji karyawan. Oleh karena itu, sebagai pemilik usaha, ada baiknya untuk benar-benar memastikan bahwa anggaran untuk pemasaran tersebut dipakai dalam cara yang paling produktif bukan?

Problema yang sering terjadi dialami oleh kebanyakan bisnis di Indonesia adalah mencoba strategi pemasaran tanpa tujuan yang jelas, sehingga keuntungan yang diraup pun juga tidak sesuai yang diharapkan. Atau, mungkin saja strategi pemasaran tersebut berhasil, namun setelah beberapa tahun ke depan tidak mampu berkembang untuk mendorong pertumbuhan bisnis secara konsisten.

Untuk dapat mendorong pertumbuhan bisnis yang berlanjut, marketing plan adalah hal yang harus dibuat matang oleh kamu sebagai pemilik usaha, sehingga ROI atau return-of-investment (dalam bahasa Indonesia secara garis besar, persenan profit yang didapat dari aset investasi dalam bisnis) yang pun mampu dihasilkan secara maksimal.

Kamu mungkin bertanya apa sih arti sebenarnya dari marketing plan? Kalau kita artikan secara harfiah ke dalam bahasa Indonesia, marketing plan adalah rencana pemasaran.

Untuk pengertian lebih lanjut, marketing plan adalah sebuah dokumen berbentuk laporan yang menggarisbawahi strategi pemasaran bisnismu untuk setahun ke depan, bisa juga untuk triwulanan atau bulanan sesuai dengan tujuan yang ingin dicapai.

Pada umumnya, isi yang dimuat dalam marketing plan adalah sebagai berikut ini.

  • Gambaran tujuan pemasaran dan pengiklanan bisnismu
  • Penjelasan situasi pemasaran yang dilakukan saat ini dalam bisnismu
  • Timeline kapan saja langkah-langkah atau strategi yang dilakukan akan selesai
  • KPI atau Key Performance Indicators, yaitu metrik yang digunakan untuk mengukur keberhasilan marketing plan tersebut.
  • Deskripsi target pasar dan kebutuhan pelanggan dari bisnismu.

Agar dapat membuat marketing plan yang menyeluruh, berikut ini juga ada beberapa bagian lain yang bisa kamu jadikan outline untuk membuat marketing plan.

Bagian-bagian dalam Marketing Plan dan Cara Membuatnya

Selain poin-poin yang dijelaskan di atas, bagian-bagian lainnya dari marketing plan adalah sebagai berikut.

1. Business/Executive Summary

Sebagai pendahuluan, kamu bisa mengawali dengan bagian ini. Business/Executive summary dalam marketing plan adalah sebuah ringkasan dari organisasi bisnismu. Dalam bagian ini, kamu bisa mencantumkan deskripsi terkait bisnismu, mulai dari nama usaha, lokasinya, hingga nama dan latar belakang pemilik usaha.

2. Inisiatif Bisnis

Pada bagian inisiatif bisnis ini, kamu bisa menuliskan berbagai tujuan marketing bisnis seperti deskripsinya, hasil yang ingin dicapai, dan metrik yang digunakan untuk mengukur keberhasilan rencana pemasaran tersebut.

Untuk membuatnya, ada hal utama yang kamu perlu perhatikan. Pertama, buat inisiatif bisnismu sedemikian spesifik mungkin karena bagian ini harus mampu menggarisbawahi proyek yang akan dilakukan sesuai dengan rencana pemasaran yang kamu buat.

3. Analisa Pelanggan

Di bagian ini, kamu perlu untuk melakukan riset sederhana tentang target pasarmu. Tujuan dari bagian ini dalam marketing plan adalah untuk membantumu dalam mendeskripsikan industri usahamu yang dijual dan buyer persona target pasar.

  • Buyer persona singkatnya merupakan gambaran dari target pasarmu. Pada umumnya, buyer persona terdiri dari:
  • Jenis kelamin
  • Umur
  • Lokasi/tempat tinggal
  • Pekerjaan dan perkiraan pendapatan
  • Pain points, atau masalah yang mereka alami
  • Hobi dan kebiasaan

4. Analisa Kompetitor

Bagian selanjutnya dalam marketing plan adalah analisa kompetitor. Mengapa bagian ini perlu dibuat? Hal ini karena banyak kompetitor di luar sana yang menyediakan solusi kepada target pasar yang sama. Analisa kompetitor dapat membantumu plus minus dari upaya pemasaran yang dilakukan oleh kompetitor. Harapannya, kamu dapat mencari “celah”nya.

Analisa kompetitor dapat berisikan unsur-unsur berikut.

  • Harga
  • Produk yang ditawarkan
  • Positioning
  • Upaya pemasaran yang kompetitor lakukan

5. Analisa SWOT

SWOT merupakan singkatan dari strength (kelebihan), weakness (kelemahan), opportunity (peluang), dan threat (tantangan). Tujuan dari analisa SWOT dalam marketing plan adalah dapat membantumu untuk memahami strategi apa yang cocok untuk mewujudkan misi dan visi bisnis serta untuk keberlanjutan usaha.

6. Strategi Pasar

Selanjutanya dalam marketing plan adalah strategi pasar yang disusun berdasarkan analisa SWOT bisnismu dan bagaimana pendekatan yang akan kamu lakukan untuk menggaet target pasar yang diinginkan.

7. Anggaran Biaya

Bagian yang tidak bisa dilewatkan dalam penyusunan marketing plan adalah anggaran biaya. Namun, yang perlu diperhatikan bahwa anggaran biaya di sini adalah untuk pengeluaran yang berkaitan dengan rencana pemasaran yang akan dilakukan sesuai dengan inisiatif dan tujuan pemasaran yang sudah kamu buat.

8. Marketing Channel

Marketing channel atau kanal pemasaran adalah media di mana kamu mengimplementasikan rencana pemasaran, bisa berupa media online, seperti media sosial, blog, website, atau media offline seperti out-of-home, baliho, dan sebagainya.

Kanal pemasaran adalah tempat kamu akan mempublikasikan konten terkait produk atau barang pada usahamu yang bertujuan untuk menghasilkan prospek, penjualan, dan menyebarkan awareness mengenai brand-mu.

9. Proyeksi Finansial

Bagian terakhir dari marketing plan adalah proyeksi finansial. Setelah mengetahui anggaran dan melakukan analisis pada kanal pemasaran yang kamu investasikan, Kamu juga harus dapat membuat rencana berapa banyak anggaran untuk diinvestasikan pada rencana pemasaran yang mana berdasarkan ROI yang diharapkan.

Nah, itulah sembilan bagian yang bisa kamu tuliskan ketika membuat marketing plan. Penyusunan marketing plan bukanlah hal yang instan, dibutuhkan proses, waktu, dan usaha serta kerja sama dalam menentukan tujuan penjualan yang ingin dicapai melalui upaya pemasaran yang akan dilakukan.

Kesimpulannya, tujuan utama dari marketing plan adalah agar alokasi dana untuk upaya pemasaran dan pengeksekusian rencana pemasaran dapat berjalan senada dan maksimal sehingga target penjualan dan tujuan lain pun dapat tercapai. Hal ini yang membuat marketing plan menjadi salah satu hal yang penting dibuat oleh setiap pebisnis.

Di luar marketing plan, kamu juga bisa memanfaatkan platform online agar bisnismu makin lancar yang menyediakan layanan komunikasi otomatis untuk bisnismu, misalnya seperti Kokatto!