Pengertian CRM, Manfaat, dan Komponennya

Published By: achmad.firdaus,   25 May 2022   whatsapp    96

Dengan meningkatnya kebutuhan bisnis pada era teknologi informasi, berbagai jenis sistem informasi pun semakin berkembang, salah satunya CRM. CRM adalah sistem informasi yang saat ini sedang marak digunakan dalam membantu bisnis perusahaan.

Nah, untuk lebih jelasnya, pada pembahasan artikel kali ini akan dibahas mengenai CRM, mulai dari definisi, manfaat, hingga komponen apa saja yang terdapat di dalam CRM ini. Ini karena, sistem informasi satu ini berhubungan erat dengan manajemen hubungan antara pelanggan dengan pihak korporasi.

CRM adalah singkatan dari Customer Relationship Management merupakan pendekatan atau sistem yang siap mengelola hubungan perusahaan atau pihak korporasi dengan customer di level bisnis.

Mengenal CRM

Dengan pendekatan seperti ini, pelanggan kamu juga mungkin dapat lebih bertahan sekaligus memberikan nilai tambahan pada pelanggan. Di mana terdapat beberapa kombinasi seperti proses, kebijakan, dan strategi yang siap diterapkan dalam perusahaan.

Konsep CRM ini umumnya dilakukan industri dengan cara mengumpulkan informasi dari customer yang diperlukan. Tentu saja, proses ini akan mendatangkan keuntungan untuk perusahaan. Sebab dengan CRM, maka karakteristik pelanggan pun dapat dengan mudah kamu ketahui.

Untuk memperkuat fungsi CRM itu dalam bisnis kamu, maka perlu diketahui ada berbagai manfaat yang akan kamu dapatkan saat menerapkannya. Berikut penjelasan lengkapnya. Dalam hal penjualan produk, terdapat skema yang lebih spesifik serta berfokus terhadap target pelayanan pada pelanggan.


Manfaat Sistem CRM

1. Mengurangi Biaya Produksi

Oleh sebab itulah, biaya yang nantinya dikeluarkan itu akan tercatat serta ditampilkan lebih terperinci dalam datanya. CRM sangat memungkinkan suatu perusahaan agar informasi pelanggan, seperti dari website, call center, dan staf pemasaran produk dapat dimanfaatkan sebaik mungkin.


2. Mendorong Kesetiaan Pelanggan

Dengan memberikan pelayanan terbaik untuk pelanggan kamu, tentu saja akan memberikan umpan balik yang positif terkait peningkatan bisnis, misalnya dalam hal loyalitas pelanggan.

Saat kamu bisa menerapkan sistem CRM ini dengan tepat, tentu saja selain meningkatkan kesetiaan pelanggan, juga bisa mengurangi biaya sekaligus meningkatkan efisiensi kerja.


3. Mengoptimalkan Pendapatan

Di mana, keseluruhan hal di atas memberikan pengaruh yang sangat besar untuk memperoleh keuntungan atau profit bisnis kamu. Karena memilih hubungan yang erat antara pelanggan dan perusahaan, maka CRM pun juga berperan dalam memunculkan brand loyalty.


4. Memunculkan Brand Loyalty bagi Customer

Mungkin pada awalnya, customer kamu hanya merasa bahwa perusahaan mengenali mereka dengan sangat baik. Akan tetapi, tanpa disadari, justru hal ini menggiringnya agar terus berinteraksi serta berkontribusi pada perusahaan.

Dengan ini, maka kesetiaan pada diri mereka pun akan muncul, di mana istilah yang digunakan untuk menyebutnya adalah brand loyalty. Saat proses penjualan dan pelayanan jadi semakin mudah, hal ini pun secara tidak langsung akan mengurangi risiko penurunan kualitas pelayanan kepada customer.


5. Peningkatan Strategi Operasional

Misalkan saja, dengan menggunakan teknologi call center dan website bisa mengurangi halangan dari proses administratif, birokrasi, dan biaya yang muncul bisa saja muncul kapan pun.

Apabila proses CRM kamu lakukan dengan baik, tentu saja pekerjaan setiap divisi akan jauh lebih mudah. Dengan begitu, efisiensi proses kerja kamu pun akan meningkat dalam perusahaan.


6. Proses Kerja Lebih Efisien

Misalkan di bagian divisi marketing, tentu saja akan lebih mudah bagi mereka untuk menyampaikan pemasaran pada customer sesuai dengan referensinya masing-masing. Waktu pun juga tidak akan terbuang sia-sia. Kinerja customer service akan lebih mudah untuk dicek oleh manajer perusahaan, di saat data percakapan yang tersedia lengkap.


7. Memperjelas Transparansi Data

Dengan demikian, data yang digunakan untuk acuan tersebut dapat diakses dengan mudah, misalnya oleh tim penjualan sebagai bahan pengembangan perusahaan. Di samping itu, transparansi data juga bisa digunakan sebagai bukti apabila muncul konflik yang cukup serius dengan konsumen.

CRM atau dalam bahasa indonesianya Manajemen Hubungan Pelanggan mempunyai 3 komponen penting yang terdapat di dalamnya, meliputi: Pada komponen manajemen ini maka lebih berfokus terhadap sistem pengelolaan serta peningkatan hubungan bersama customer.


Komponen CRM

1. Manajemen (Management)

Di mana hal ini nantinya akan memberikan dampak sangat besar terhadap kemajuan perusahaan untuk meningkatkan pengembangan yang lebih kompetitif. Selanjutnya ada komponen relationship, sebab seperti yang kita tahu semua instansi atau perusahaan pastinya akan memerlukan komunikasi yang dapat dilakukan secara dua arah.


2. Hubungan (Relationship)

Nah, tak lain tujuannya yaitu untuk memberikan kepuasan kepada pelanggan untuk jangka waktu yang lebih panjang. Pelanggan merupakan seseorang yang akan, sedang, atau pernah menggunakan jasa di sebuah perusahaan tertentu. Mungkin itu berkaitan dengan proses bertransaksi, perbaikan, atau hanya melihat-lihat saja.

Tahapan dalam CRM adalah memperoleh pelanggan baru, meningkatkan nilai pelanggan, dan mempertahankan pelanggan. Nah, untuk penjelasan lengkapnya, simak ulasan di bawah ini.

Untuk memperoleh pelanggan baru, maka kamu harus pastikan dulu bahwa kenyamanan dari sisi pelayanan yang diberikan harus diterima dengan baik oleh pelanggan, terutama saat mereka membeli serta menggunakan produk kamu.


3. Pelanggan (Customer)

Pelanggan merupakan seseorang yang akan, sedang, atau pernah menggunakan jasa di sebuah perusahaan tertentu. Mungkin itu berkaitan dengan proses bertransaksi, perbaikan, atau hanya melihat-lihat saja.


Tahapan Dalam CRM

1. Mendapatkan Pelanggan Baru

Di samping itu, kamu juga harus membuat promosi produk supaya mendapatkan kesan pertama yang baik pada customer. Dengan begitu, pastinya pelanggan bisa lebih percaya pada perusahaan kamu. Ada dua cara untuk meningkatkan hubungan dengan customer, yaitu melalui cara cross selling dan juga up selling.


2. Menambah Nilai Pelanggan

Cross selling adalah strategi pemasaran dengan cara menawarkan produk pelanggan terhadap produk yang telah dimiliki oleh customer atau pelanggan. Sementara itu, up selling merupakan penawaran produk yang sama, namun untuk kualitasnya sendiri jauh lebih baik.

Supaya pelanggan kamu tidak berpaling, maka strategi harus segera dipasang untuk mempertahankannya. Salah satunya, kamu dapat memberikan pelayanan serta dukungan aplikasi yang berguna untuk pelanggan.

3. Mempertahankan Pelanggan

Ini juga sekaligus akan meningkatkan kredibilitas perusahaan yang sedang kamu pimpin saat ini. Sediakan juga waktu, bahkan hanya untuk sekedar mendengarkan keluhan, pendapatan, beserta masukan dari pelanggan.

Contohnya saja, melayani rasa tidak puas pelanggan tentang produk yang sedang kamu tawarkan. Dengan demikian, perusahaan pun bisa melakukan evaluasi serta memperbaiki sistem layanan dan fitur yang perusahaan kamu miliki.

Nah, sekarang kamu sudah tahu kan bahwa CRM adalah elemen terpenting untuk memajukan bisnis kamu saat ini. Saat memulai bisnis, mungkin banyak sekali pengusaha yang menjalankan bisnisnya secara manual. Misalkan membuat catatan total pendapatan dan keluar masuknya barang.

Akan tetapi, seiring dengan berjalannya waktu, maka perusahaan mungkin merasa kesulitan untuk melacak apa pun kegiatan bisnis yang perusahaan lakukan dalam satu waktu. Oleh sebab itu, jika kamu ingin dipermudah dalam hal transaksi atau apapun itu, jangan ragu untuk mengkonsultasi bisnis kamu dengan teknologi yang ditawarkan oleh Kokatto.