Mengenal Cara Kerja OTP WhatsApp Sebagai Cara Perlindungan Akun Penggunanya

Published By: Kokatto Editorial Team,   16 June 2020   ivr    302

Baru-baru ini telah marak sebuah kasus peretasan melalui akun WhatsApp. Kemunculan kasus ini tentu langsung menyita perhatian publik dan membuat banyak orang bertanya-tanya mengenai keamanan dari penggunaan WhatsApp itu sendiri. Tidak sedikit orang yang merasa was-was dalam menggunakan aplikasi pengiriman pesan satu ini. Namun tenang, kasus ini membuat WhatsApp kemudian berusaha untuk terus meningkatkan keamanan akun para penggunanya. Hingga kini WhatsApp telah memiliki berbagai macam proteksi yang bisa melindungi akun penggunanya. Beberapa diantaranya yakni Two Factor Authentication, fingerprint, dan penggunaan OTP atau One Time Password.

Selain memudahkan penggunanya dalam mengakses WhatsApp, keamanan fingerprint juga akan membuat akun WhatsApp pengguna tidak mudah diakses oleh oknum yang tidak bertanggung jawab. Pengguna WhatsApp juga akan merasa lebih tenang setiap kali meletakkan smartphone di tempat umum. Langkah keamanan tambahan lainnya yakni Two Factor Authentication. Dengan mengaktifkan keamanan satu ini, pengguna akan diminta untuk menentukan enam digit angka sebagai PIN yang akan diminta saat menggunakan WhatsApp. Pastikan bahwa enam digit angka yang kamu gunakan bersifat rahasia dan tidak diketahui oleh orang lain.

Untuk lebih memberikan keamanan kepada akun penggunanya, WhatsApp juga menerapkan penggunaan kode OTP. Penggunaan OTP ini akan membuat akun WhatsApp lebih aman dan tidak mudah diakses oleh oknum yang tidak bertanggung. Peretasan pada akun WhatsApp pun dapat lebih terminimalisir. OTP berupa sebuah kode atau kata sandi yang akan diminta setiap kali pengguna baru saja mengaktifkan WhatsApp pada perangkat baru. Kode yang bersifat rahasia ini harus benar-benar dijaga dan jangan diinformasikan kepada siapapun. Bahkan, pada oknum tidak bertanggung jawab yang mungkin mengaku berasal dari pihak WhatsApp.

Lalu, bagaimana cara kerja dari OTP ini sendiri? Seperti yang telah disebutkan di atas, kode OTP akan selalu bekerja setiap kali akun WhatsApp melakukan login pada perangkat yang baru. Dengan kata lain, satu akun WhatsApp hanya bisa berlaku pada satu perangkat saja. Apabila pengaktifan dilakukan pada perangkat baru, akun WhatsApp pada perangkat lama akan secara otomatis hilang. Kode OTP sendiri hanya akan dikirimkan pada nomor telepon yang terdaftar pada pihak WhatsApp. Umumnya, kode OTP dikirimkan melalui SMS. Kode OTP sendiri hanya berlaku pada waktu tertentu saja. Segera masukkan kode OTP secara langsung setelah menerima SMS.

Dengan menerapkan penggunaan OTP ini, harapannya para akun para pengguna WhatsApp dapat lebih aman dan terhindar dari tindak kejahatan online. Apabila pengguna telah mencoba berulang kali dan tidak juga mendapatkan kode OTP, hal ini bisa saja menjadi salah satu tanda bahwa akun WhatsApp pengguna mengalami peretasan. Jika hal ini terjadi, kamu bisa langsung meminta bantuan pada pihak WhatsApp untuk melakukan pengembalian akun dan melaporkan apa yang terjadi.

Berdasarkan ulasan yang disebutkan di atas, kini kamu mulai menyadari betapa pentingnya penggunaan dari OTP, kan? Jika perusahaan kamu masih belum menerapkan sistem keamanan akun yang satu ini, kini saat yang tepat untuk kamu melakukan kerjasama dengan Kokatto. Perusahaan satu ini merupakan Vendor OTP Indonesia yang telah terpercaya. Bahkan, Kokatto juga akan menerapkan sistem pengiriman kode OTP melalui Missed-Call dan bukanlah pengiriman SMS. Hal ini tentu membuat kode OTP menjadi lebih aman dan tidak mudah diketahui orang lain.

Related Post