Mengenal Apa Itu B2B, Contoh, dan Cara Kerjanya

Published By: achmad.firdaus,   25 May 2022   whatsapp    108

B2B adalah Business to Business yang bisa kita artikan sebagai transaksi bisnis antar pelaku bisnis maupun pelaku bisnis lainnya, atau kerja sama antar pedagang grosir maupun pedagang retail.

B2B ini mencakup segala usaha yang menciptakan jasa atau barang buat ditawarkan pada perusahaan lainnya.

Transaksi dari B2B terjadi akibat permintaan, di mana suatu perusahaan akan mengajukan penawaran terhadap bahan baku agar dapat digunakan dalam suatu proses produksi perusahaan lain.

Biasanya kerja sama berupa bisnis antar perusahaan lain digunakan pada industri otomotif, pemeliharaan, properti, dan lain sebagainya.

Di sini telah tersedia pembahasan lengkap untuk kamu yang sedang mencari tahu tentang B2B, contoh, cara kerja, hingga strategi B2B.

Apa Itu B2B?

Secara umum, B2B adalah singkatan dari Business to Business yang menggambarkan tentang suatu bisnis yang menjual jasa atau produk kepada bisnis lainnya. Secara sederhananya, B2B hampir mirip dengan sebuah supplier.

Jadi, apabila umumnya suatu perusahaan menciptakan jasa atau produk buat ditawarkan pada konsumen, maka B2B ini merupakan bisnis yang akan melakukan transaksi terhadap entitas bisnis yang lainnya.

Mereka akan memberi pasokan produk atau jasa pada bisnis lainnya sehingga aktivitas operasional mereka dapat berjalan dengan baik.

Contoh Usaha B2B

Seiring berkembangnya zaman, perdagangan berupa B2B ini sudah cukup populer di kalangan para pebisnis.

Bahkan, pada saat ini ada banyak peluang usaha yang berjenis B2B yang dapat kamu manfaatkan, apalagi di era e-commerce yang seperti saat ini.

Nah, berikut dibawah ini adalah beberapa contoh usaha B2B yang sering dicari-cari oleh para pebisnis.

1. Layanan pemasaran produk

Di era dunia digital sekarang ini, para pebisnis diharuskan untuk mengenal lebih dalam mengenai digital marketing. Tapi, tidak semua perusahaan memiliki pakar di dalam hal yang seperti itu. Salah satu solusinya bisa dengan menggunakan jasa layanan pemasaran.

Nah, salah satu contoh usaha B2B adalah layanan pemasaran produk yang berupa content marketing dan media sosial. Dengan memakai jasa promosi produk, secara tidak langsung akan menciptakan engagement sekaligus untuk meningkatkan profit bisnis.

2. Web development

Salah satu peluang buat dijadikan sebagai usaha atau bisnis B2B adalah pengembangan website sehingga bisnis dapat berjalan dengan baik dan efektif.

3. Sistemasi keuangan

Di Indonesia mempunyai berbagai macam jenis perusahaan start up atau rintisan. Kondisi yang seperti ini sudah ada sejak kemajuan teknologi yang berkembang pesat.

Nah, perusahaan start up atau rintisan ini bisa dibilang masih berkembang dan membutuhkan layanan yang menawarkan jasa optimasi keuangan bisnis cukup kompleks. Kamu bisa membuat bisnis B2B yang menyediakan layanan sistemasi keuangan ini pada perusahaan.

4. Bukalapak

Bukalapak adalah salah satu e-commerce yang didirikan pada tahun 2010 di Indonesia. Website ini bekerja untuk mempertemukan antara pembeli dan penjual di dalam sebuah aplikasi.

Pada saat ini Bukalapak telah menghadirkan bisnis B2B miliknya dengan fitur BukaPengadaan. Tujuan dari fitur ini adalah untuk mempermudahkan sebuah perusahaan dalam memenuhi persiapan barang.

5. Pemasok bahan baku

Contoh selanjutnya adalah pemasok bahan baku, dimana suatu perusahaan akan menjalankan bisnis yang seperti ini dengan menyuplai bahan baku pada perusahaan lainnya. Hal yang seperti ini juga dapat menunjang rantai pasokan di kegiatan ekonomi.

Cara Kerja Perusahaan B2B

Hal yang sangat mencolok pada bisnis B2B adalah siklus pembelian maupun penjualan akan berlangsung lebih lama daripada beberapa jenis bisnis lainnya.

Hal ini dikarenakan jumlah produk yang tersedia banyak ataupun hubungan transaksinya yang luas, misalnya antar negara. Maka dari itu, proses penjualan bisnis B2B ini cukup kompleks dan juga berbeda.

Transaksi Business to Business membutuhkan perencanaan yang benar-benar matang sehingga dapat berhasil.

Umumnya, transaksi yang seperti ini bergantung terhadap kemampuan manajemen perusahaan dalam menjalin hubungan dengan klien bisnis. Jika telah mendapatkan pelanggan tanpa disangka secara langsung, pihak perusahaan akan mencari calon klien terlebih dahulu.

Mereka akan menggunakan berbagai macam strategi marketing agar bisa menarik perhatian serta dapat meningkatkan awareness juga.

Sesudah menemukan calon klien, selanjutnya menjaga erat hubungan Business to Business dengan perusahan tersebut. Hal ini juga bertujuan agar supaya transaksi yang telah dilakukan bisa berjalan dengan baik dan lancar.

Strategi Mengembangkan Usaha B2B

Apabila kita lihat dari target audiensnya, di mana usaha B2B ini cukup berbeda dalam mengincar konsumennya, itulah sebabnya akan membutuhkan strategi yang efektif dan tepat dalam mengembangkan usaha yang seperti ini. Di bawah ini ada beberapa strategi yang perlu dipahami.

1. Perencanaan target pasar secara spesifik

Meskipun target pasar cukup mudah kita kenali, tapi tetap saja harus melakukan perencanaan target pasar dengan membuat daftar customer. Hal ini bertujuan agar dapat menentukan produk-produk target pasar serta spesifik lainnya.

2. Pilih channel yang terbaik

Bagi kamu ingin membuka usaha B2B dan bisa berjalan dengan lancar dan efektif, maka kamu harus menghindar dari pemakaian satu channel saja. Pelajari dan pahami chanel yang telah tersedia dan harus disesuaikan juga dengan kebutuhan bisnis atau usaha yang kamu punya.

Contohnya adalah Google adwords yang dapat menyajikan konten bermanfaat dari bisnis kamu, seperti membuat video jasa atau produk yang dipromosikan. Pasang iklan dengan menggunakan KW (Keyword) yang sesuai dan tepat.

Bisa juga dengan media sosial berupa Twitter, Facebook, dan Linkedin untuk dijadikan sebagai saluran pemasaran efektif. Pilihlah social media yang cocok buat usaha B2B kamu. Dengan begitu, ini bisa memperluas jaringan serta komunitas bisnis kamu sendiri.

3. Membangun & menjaga komunikasi yang baik dengan mitra usaha

Membangun dan menjaga komunikasi yang baik dengan mitra usaha merupakan salah satu strategi terbaik dalam keberlangsungan bisnis yang dijalankan oleh kamu. Tentunya ini juga mampu bisnis atau usaha kamu bertahan dalam jangka waktu yang panjang.

4. Utamakan kepuasan pelanggan

Usahakan strategi pemasaran dari kamu mencangkup beragam kebutuhan konsumen atau klien. Apakah itu pengenalan produk hingga menjadi pelanggan.

Bukan hanya itu saja, kamu juga harus melakukan strategi marketing dengan terus-terusan hingga konsumen dapat berubah menjadi konsumen yang loyal pada jasa atau produk yang ditawarkan oleh kamu.

5. Bangun networking dalam memperluas jaringan bisnis

Perlu kamu ketahui kalau hubungan antara penjual dan pembeli di dalam suatu bisnis dapat dibilang cukup stabil. Bahkan, dapat berlangsung dengan jangka waktu yang cukup lama, tentunya sangat beda dengan beberapa jenis bisnis lainnya.

Dengan adanya pembangunan networking, maka peluang buat menjaring pelanggan ataupun klien yang baru dapat terbuka lebar. Usahakan komunikasi juga terhadap calon konsumen tetap terjaga dengan cara personal sehingga akan tetap lebih mudah buat memasarkan jasa atau produk bisnis kamu.

Jadi, B2B adalah kerjasama antar pebisnis dari dua perusahaan yang berbeda dan sudah sepakat untuk melakukan transaksi bisnis. Tapi, kamu juga harus mempunyai strategi marketing dalam menentukan target pasar hingga pemilihan channel yang paling efektif.

Tak sampai disitu, kamu juga harus memiliki sifat yang baik sehingga hasil bisnis yang kamu punya dapat memperoleh keuntungan. Salah satu brand yang terbaik untuk membantu bisnis kamu adalah Kokatto. Coba sekarang!