Contoh Marketing Plan yang Bisa Berhasil untuk Usahamu

3 November 2022 Contoh Marketing Plan yang Bisa Berhasil untuk Usahamu

Mencari contoh marketing plan sebelum memulai usaha adalah salah satu perencanaan usaha yang paling dibutuhkan. Contoh marketing plan yang jelas akan membantu suatu usaha berjalan dan mengembangkan usaha bisa menjadi alat bantu yang kuat untuk mendorong kesuksesan usaha.

Ada banyak contoh marketing plan yang bisa kamu ikuti. Semua contoh marketing plan tersebut bisa menyesuaikan dengan jenis usaha yang kamu jalankan. Selain itu, setiap contoh marketing plan membutuhkan instrumen yang juga menyesuaikan dengan jenis usaha. Jadi kamu bisa memilih contoh marketing plan yang paling cocok untuk usahamu.


Instrumen Marketing Plan

Sebelum mempelajari seputar contoh marketing plan untuk usahamu, sebaiknya kamu juga mempelajari instrumen yang ada di dalam marketing plan tersebut. Nantinya saat kamu membaca contoh marketing plan yang sesungguhnya, kamu tetap bisa menyesuaikan dengan jenis usahamu. Instrumen yang ada di dalam contoh marketing plan adalah:

1. Ringkasan Perencanaan Usaha

Dalam contoh marketing plan, kamu pasti akan menemukan ringkasan perencanaan usaha. Fungsi dari ringkasan ini adalah sebagai sinopsis yang memperkenalkan usahamu dan tujuan adanya usahamu. Ringkasan tersebut tidak perlu terlalu detail dan padat, cukup dengan ringkasan singkat, tapi mudah dipahami oleh pembaca.

2. Visi dan Misi Usaha

Penjelasan visi dan misi usaha dalam contoh marketing plan dimaksudkan agar pembaca seperti investor paham kemana tujuan dari usaha tersebut dengan marketing plan yang telah dibuat. Visi dan misi usaha juga merupakan bagian dari etos kerja dan harapan yang akan diwujudkan. Dengan visi dan misi yang jelas, marketing plan pun akan terbantu.

3. Tujuan Pemasaran

Dalam contoh marketing plan kamu juga akan menemukan tujuan pemasaran. Isinya adalah tentang detail siapa target pasar dari usaha tersebut. Di dalam marketing plan, target pasar dibuat dengan sangat jelas. Mulai dari usia, pekerjaan, hingga area target pasar juga sangat jelas. Tujuan pemasaran adalah bagian marketing plan yang juga menjelaskan kemana arah pemasaran usaha tersebut. Tidak hanya itu saja, dalam contoh marketing plan tujuan pemasaran juga dituliskan dalam jangka pendek dan jangka panjang sehingga perencanaan tersebut lebih matang.

4. Analisa SWOT

Analisa SWOT merupakan salah satu analisa perencanaan bisnis yang bisa dilakukan sebelum membuat perencanaan usaha yang matang. SWOT sendiri merupakan singkatan dari Strengths, Weaknesses, Opportunities, Threats. Detail analisis SWOT tersebut bisa sangat membantu sebagai pertimbangan saat membuat marketing plan usaha.

5. Riset Pasar

Selanjutnya adalah riset pasar. Kamu perlu mengetahui berapa besar ukuran pasar usahamu. Dalam setiap contoh marketing plan, riset pasar akan disebutkan. Dengan adanya riset pasar yang jelas, setiap usaha bisa memperkirakan apa langkah pemasaran yang bisa dibuat dan bagaimana menyusun marketing plan yang sesuai dengan ukuran pasar mereka.

Selain jumlah ukuran pasar, saat melakukan riset pasar kamu juga akan menemukan banyak informasi yang membantu proses usahamu. Misalnya bagaimana tren pasar berkembang, bagaimana lingkungan pasar tersebut, hingga seberapa besar pasar mungkin akan berkembang.

6. Strategi Pasar

Dengan dasar perencanaan yang tepat, akan mudah untukmu membuat strategi pasar yang paling cocok. Setiap contoh marketing plan memerlukan strategi pasar yang jelas dan akurat. Maka dari itu, setiap marketing plan menyertakan analisa pasar dan usaha yang kemudian dihubungkan dengan strategi yang paling tepat.

7. Budget

Dana yang diperlukan juga perlu dijelaskan dalam contoh marketing plan. Penjelasan tersebut bisa menjadi informasi bermanfaat untuk para investor yang hendak memberikan dana kepada usaha. Dana tersebut juga bisa menjadi gambaran tentang bagaimana kondisi suatu usaha.

Instrumen marketing plan di atas merupakan bagian yang penting. Perlu diingat bahwa isi instrumen tersebut berbeda tergantung dengan jenis usaha yang dijalankan. Setiap contoh marketing plan memiliki tujuan tersendiri.

Baca Juga: Contoh Ucapan Terima Kasih untuk Curi Hati Pelanggan


Contoh Marketing Plan

Berikut ini adalah contoh marketing plan yang bisa kamu ikuti:

1. Marketing untuk Tempat Wisata atau Lokasi Tertentu

Tempat wisata juga memerlukan marketing plan yang tepat. Tujuannya adalah agar semakin banyak orang yang mengetahui lokasi tersebut dan mau berkunjung ke tempat wisata. Contoh marketing plan satu ini tidak hanya untuk tempat wisata saja, tapi juga lokasi yang bisa dikunjungi oleh publik.

Contoh marketing plan ini sering ditemukan untuk iklan pariwisata, misalnya Visit Indonesia dan sebagainya. Saat menganalisa contoh marketing plan tempat wisata, seringkali akan ditemukan berbagai pilihan tempat wisata di Indonesia yang sesuai dengan target pasar. Misalnya untuk para digital nomads, Visit Indonesia akan merekomendasikan Bali. ini karena Visit Indonesia menganalisa siapa saja yang ingin berlibur di Indonesia dan merekomendasikan sesuai dengan usia para pengunjung.

2. Marketing untuk Universitas

Universitas atau lembaga pendidikan merupakan jenis pemasaran yang cukup tinggi. Karena proses pemasarannya tidak bisa dilakukan secara sembarangan. Untuk contoh marketing plan universitas atau lembaga pendidikan, sebagian besar menggunakan taktik di mana mereka menyodorkan tenaga pendidik yang handal dalam bagian iklannya. Selain itu, mereka juga menambahkan siapa saja alumni berkualitas dari universitas mereka.

3. Marketing untuk Coworking Space

Coworking space juga memiliki contoh marketing plan yang unik. Selain menggunakan banyak platform untuk iklan karena sebagian besar pelanggan mereka adalah digital native, mereka juga menambahan taktik lain seperti fitur dalam coworking space mereka. Misalnya gratis kopi dan kue setiap harinya. Cara lain yang digunakan adalah dengan rutin menggelar acara dan mengundang banyak orang untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat seputar coworking space tersebut.

Contoh marketing plan untuk coworking space ini juga bisa digunakan oleh beberapa jenis usaha lain seperti cafe atau tempat makan. Dengan menonjolkan menu yang berbeda serta membuat acara untuk menarik perhatian masyarakat, strategi pemasaran bisa menarik banyak calon pembeli.

4. Marketing untuk Usaha Makanan atau Minuman

Usaha makanan atau minuman merupakan jenis usaha yang ramai di lingkungan masyarakat. Contoh marketing plan yang bisa digunakan untuk jenis usaha ini adalah membagikan promo dan fokus pada menarik perhatian masyarakat. Saat menjalankan usaha ini, penting sekali untuk memahami tren yang ada di sekeliling. Tren yang berubah juga mempengaruhi usaha makanan dan minuman, jadi pastikan kamu memperhatikan bagaimana pasarmu berkembang.

5. Marketing untuk Usaha Pakaian

Sama seperti usaha makanan dan minuman, usaha pakaian juga mengikuti perkembangan tren pasar. Oleh karena itu, penting untuk pemilik usaha fashion untuk memahami perkembangan pasar yang terjadi setiap waktunya.

Dengan mempelajari banyak contoh marketing plan serta menganalisisnya, kamu bisa mendapat kesimpulan yang tepat. Kesimpulan tersebut akan membantu proses penyusunan strategi pemasaran untuk usahamu. Jadi kamu bisa mengeksekusi ide pemasaran yang paling pas dan sukses untuk bisnismu. Agar bisnismu bisa lebih lancar lagi, kamu bisa menggunakan Kokatto. Kokatto adalah platform komunikasi yang memudahkan pemilik usaha untuk menghubungi pelanggan baik lewat pesan teks maupun pesan suara. Langsung coba Kokatto sekarang juga.

whatsapp facebook instagram
KokattoLogo Jakarta Metropolitan Tower 10th floor Jl. TB Simatupang No.Kav. 14, DKI Jakarta - 12430 +6221 3972 3972 | sales@kokatto.com
IG
Youtube
LinkedIn
ISO certificate META Partner badge
Copyright © 2023 by Kokatto. All Rights Reserved