Motivasi Manusia pada Teori Hierarki Kebutuhan Maslow

Published By: Dewi Maharani,   22 September 2022   whatsapp    13

Teori hierarki kebutuhan Maslow adalah sebuah teori psikologi yang digunakan untuk menjelaskan kebutuhan manusia. Semakin tinggi hierarki, berarti manusia sudah menyelesaikan kebutuhan yang harus dipenuhi terlebih dahulu. Teori hierarki kebutuhan Maslow ini bisa dilihat dari kehidupan manusia sehari-hari.

Manusia adalah makhluk sosial. Karena itu manusia selalu membutuhkan orang lain. Tidak ada manusia yang bisa hidup sendiri. Apalagi zaman semakin maju, tak banyak hal yang bisa dilakukan manusia tanpa orang lain. Bahkan untuk memenuhi kebutuhan dasar pun, manusia tetap membutuhkan orang lain.

Manusia tetap membutuhkan orang lain demi mendapatkan uang untuk hidup. Baik itu bekerja usaha sendiri maupun untuk orang lain, tentu butuh manusia lain. Orang kaya sekalipun membutuhkan orang lain untuk bekerja serta pelanggan untuk membeli produknya, tanpanya tidak akan berjalan dengan baik.

Semakin berkembangnya zaman, manusia juga semakin banyak kebutuhan. Pada dasarnya manusia mempunyai 3 kebutuhan dasar, yaitu sandang, pangan dan papan. Sandang artinya adalah pakaian yang digunakan. Manusia membutuhkan pakaian agar tubuhnya terlindungi. Jika tidak, tubuh manusia bisa sakit karena cuaca dan lingkungan.

Selanjutnya ada pangan. Seperti yang kita tahu bahwa manusia membutuhkan makanan serta minuman agar bisa bertahan hidup. Bahkan harus memenuhi gizi tertentu agar tetap sehat. Tidak ada manusia yang bisa bertahan tanpa makan. Yang ketiga adalah papan atau tempat tinggal. Manusia butuh tempat bernaung di manapun itu, agar dirinya juga bisa terlindungi.

Baca Juga: Ini Alasan Mengetahui CSAT adalah Hal Penting bagi Bisnis!

Hierarki Kebutuhan Maslow


Abraham Maslow yang merupakan psikologis terkenal mengemukakan sebuah teori psikologi pada 1943 yang berjudul “A Theory of Human Motivation pada jurnal Psychological Review. Teori yang kemudian lebih sering dikenal dengan teori hierarki kebutuhan Maslow ini pada dasarnya menjelaskan tentang motivasi pada kebutuhan manusia.

Menurut teori hierarki kebutuhan Maslow, manusia mempunyai lima susunan atau hierarki kebutuhan. Manusia perlu melengkapi kebutuhan mulai dari paling dasar untuk sampai ke susunan yang paling tinggi. Yaitu setiap manusia mempunyai kebutuhan dasar yang harus dipenuhi setelah itu baru bisa naik ke tahap selanjutnya. Berikut adalah hierarki yang dimaksud dalam teori hierarki kebutuhan Maslow:

  • Kebutuhan Fisiologis (Physiological Needs)

Kebutuhan pertama dalam teori hierarki kebutuhan Maslow adalah kebutuhan fisiologis. Kebutuhan ini merupakan kebutuhan paling bawah atau kebutuhan dasar dari hierarki tersebut. Kebutuhan fisiologis merupakan kebutuhan yang dibutuhkan setiap manusia tanpa terkecuali. Salah satu contohnya adalah makan. Setiap manusia membutuhkan makan untuk bertahan hidup. Entah apapun menu yang dimakan, manusia tetap harus makan demi menjaga kelangsungan hidupnya.

Begitu juga minuman. Manusia selalu membutuhkan minum, terlepas dari ia haus atau tidak. Ada asupan air yang harus dipenuhi hanya untuk bertahan hidup. Cairan adalah bagian penting dari tubuh manusia.

Begitu juga tidur. Tidak peduli seberapa sibuknya manusia, ia harus menyempatkan untuk tidur. Tidak mungkin manusia selamanya bangun karena tubuh butuh istirahat. Seorang manusia pun tidak bisa berfungsi dengan baik jika ia kurang tidur. Kebutuhan seksual juga menjadi salah satu kebutuhan fisiologis. Karena itu banyak manusia yang menikah, tidak hanya untuk kebutuhan batinnya namun juga kebutuhan fisik.

  • Kebutuhan akan Rasa Aman (Safety Needs)

Poin kedua pada teori hierarki kebutuhan Maslow adalah kebutuhan akan rasa aman. Rasa aman pun bermacam-macam. Ada rasa aman dari penyakit, rasa aman dari ancaman, dan lain-lain. Kebutuhan ini biasanya dipenuhi setelah manusia berhasil memenuhi kebutuhan fisiologis.Kebutuhan seperti mempunyai rumah akan datang ketika seseorang sudah bisa memberi makan dan minum yang cukup untuk dirinya sendiri. Ketika sudah, ia akan merasa bahwa ia harus mempunyai tempat tinggal agar dapat tidur dengan aman di rumah tanpa ancaman dari hal-hal eksternal.

Kebutuhan lainnya seperti asuransi kesehatan agar ketika penyakit datang ia sudah mempersiapkan dirinya. Ia pun menyiapkan biaya yang cukup agar ia bisa sembuh dari penyakitnya. Atau misalnya ia membutuhkan pekerjaan agar ia bisa selalu mendapatkan uang untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Dengan bekerja, ia akan merasa lebih stabil dan aman.


  • Kebutuhan Sosial (Social Needs)

Poin selanjutnya pada teori hierarki kebutuhan Maslow adalah kebutuhan sosial. Seperti yang disebutkan sebelumnya, manusia tetap membutuhkan manusia lain dalam hidupnya. Termasuk dalam kebutuhan sosial. Manusia yang berhasil di dua poin sebelumnya tidak membutuhkan orang lain tentu akan mempunyai kebutuhan sosial.

Kebutuhan akan interaksi dengan manusia lain juga bisa disebut kebutuhan sosial. Tidak peduli seberapa tertutupnya seseorang, tentu ia membutuhkan teman untuk tempatnya bercerita. Tidak perlu sedalam sahabat, namun seseorang membutuhkan teman yang bisa diajak untuk bersenang-senang bersama.

Kebutuhan sosial juga termasuk dalam pasangan hidup. Ketika seseorang berhasil memenuhi dua kebutuhan sebelumnya, biasanya ia akan merasa kurang. Salah satunya kurang dalam masalah kebutuhan sosial yang salah satu solusinya adalah pasangan hidup. Dengan mempunyai pasangan hidup, seseorang ingin merasa dihargai dan dibutuhkan selayaknya mereka menghargai dan membutuhkan.

Baca Juga: Pahami Marketing Funnel untuk Tingkatkan Penjualanmu

  • Kebutuhan akan Penghargaan (Esteem Needs)

Poin lainnya dari teori hierarki kebutuhan Maslow adalah kebutuhan akan penghargaan. Setelah memenuhi 3 kebutuhan sebelumnya, seorang individu masih belum merasa cukup. Padahal ia sudah mempunyai kebutuhan dasar untuk hidup aman. Di sinilah muncul rasa butuh akan penghargaan.

Ketika seorang individu telah bertahan hidup, mencapai kestabilan dan mendapat kasih sayang, ia akan beralih ke rasa penghargaan. Penghargaan yang dimaksud bukan hanya soal materi namun juga harga diri. Seorang individu mempunyai ambisi yang lebih dan mencari penghormatan ataupun mencari kekuatan. Itulah kenapa saat sudah berhasil memenuhi kebutuhan dasar, kamu bisa melihat bahwa kemudian seorang individu akan mencari pemenuhan dari kebutuhan atas penghargaan.

Tidak melulu dari orang lain, kebutuhan akan penghargaan juga bisa datang dari sendiri. Ia akan mengejar hal agar dirinya sendiri merasa puas ataupun mencapai target yang membuat harga dirinya terpuaskan. Hal tersebut juga merupakan bagian dari seorang individu berusaha memenuhi kebutuhannya akan penghargaan.

  • Kebutuhan Aktualisasi Diri (Self-actualization)

Poin terakhir dari teori hierarki kebutuhan Maslow adalah kebutuhan aktualisasi diri. Tidak banyak individu yang mencapai titik ini. Hal tersebut diakibatkan mereka harus melalui beberapa tahap kebutuhan lainnya. Apalagi di masa sekarang, sulit untuk memenuhi kebutuhan-kebutuhan tersebut. Belum lagi tekanan sosial dan semacamnya.

Pada aktualisasi diri, seorang individu hanya akan fokus pada dirinya sendiri karena kebutuhan lain sudah terpenuhi atau sudah dilewati. Ia akan lebih sibuk untuk pengembangan dirinya sendiri seperti kemampuan ataupun sifat pribadi. Ia hanya berpikir untuk sampai pada kemampuan terbaik yang dirinya inginkan.

Demikian adalah penjelasan singkat mengenai teori hierarki kebutuhan Maslow serta contohnya dalam kehidupan seseorang. Setiap orang mempunyai kebutuhan dan motivasinya masing-masing dalam hidup. Oleh karena, itu lebih untuk fokus kepada hal baik untuk masing-masing pribadi. Salah satunya dengan fokus memberikan yang terbaik untuk pelanggan. Dengan Kokatto, kamu bisa memenuhi kebutuhan pelanggan melalui IVR solution ataupun sms blast. Kalau penasaran, langsung aja kunjungi Kokatto!